Hai bu Anindya, kenapa ya bu setiap mau hari raya saya malah merasa stres dan kelabakan terus. Banyak yang harus dikerjakan, dipersiapkan. Sudah mencoba buat jadwal tetap saja ada yang tertinggal. Dari sebelum menikah hingga punya keluarga sendiri tetap saja rasanya tidak membaik situasi saya ketika menghadapi hari raya. Padahal harusnya jadi liburan keluarga ya bu. Bagaimana mengatasinya ya bu?
(Tina, 36 tahun, pegawai swasta)

Liburan itu tidak harus sempurna untuk menyenangkan, bermakna, dan berkesan. Padahal, terkadang liburan yang paling berkesan adalah yang paling tidak sempurna dari semuanya.

Hai Tina, jika anda termasuk orang yang merasa bingung setiap tahunnya, bagaimana mungkin hari raya sudah datang? Sepertinya hari-hari bergerak terlalu cepat. Kita seperti berjuang dengan perasaan seperti ada saja yang tidak cukup; tidak cukup waktu, uang, kesabaran, dan tidur. Liburan jadi lebih terasa seperti beban daripada menikmatinya. Anda tidak sendiri koq. Jadi bagaimana ya mengatasi hal ini? Coba lihat masukan berikut ini:

Ingatlah bahwa hubungan baik itu penting. Tidak ada waktu yang lebih baik atau lebih tepat tahun ini daripada liburan untuk memaksimalkan hubungan persaudaraan.

1. Cobalah berhenti untuk melakukan semuanya. Siapa bilang anda harus menyelesaikan semuanya dengan benar untuk acara liburan keluarga di hari raya? Liburan itu tidak harus sempurna untuk menyenangkan, bermakna, dan berkesan. Padahal, terkadang liburan yang paling berkesan adalah yang paling tidak sempurna dari semuanya. Tetap fleksibel dan melepaskan perfeksionisme pada liburan memungkinkan Anda untuk rileks dan fokus pada apa yang sebenarnya penting. Harapan diri yang tinggi adalah rintangan besar untuk diatasi, tapi anda bisa melakukannya. Katakan pada diri sendiri – dan dengarkanlah terus – bahwa anda tidak perlu melakukan semuanya. Inilah langkah awal untuk secara efektif mengelola stres pada musim liburan ini.

2. Sampaikan batas kemampuan anda. Jika anda belum memberitahu orang lain apa yang akan dan tidak dapat anda lakukan, saatnya bagi anda untuk membuat batasan menjadi jelas. Misalnya adik, kakak, sepupu anda selalu mengandalkan anda untuk menjadi tuan rumah hari raya, biarkan mereka tahu tahun ini bahwa anda membutuhkan bantuan juga dari mereka. Perubahan waktu, tanggung jawab bersama mungkin lebih diutamakan. Jangan berasumsi orang lain tahu apa batasan anda. Kebanyakan tidak. Anda harus memberitahu mereka.

Hadirnya belanja online secara harfiah mengubah apa yang dulu menjadi tugas liburan hari raya menjadi sesuatu yang lebih mudah, lebih cepat. Pembelian melalui situs belanja  sangat bagus jika digunakan untuk mengurangi stres liburan seperti ini.

3. Manfaatkan belanja online. Hadirnya belanja online secara harfiah mengubah apa yang dulu menjadi tugas liburan hari raya menjadi sesuatu yang mudah, cepat dan hampir mulus. Pengiriman gratis, cash-back, diskon, hadiah tambahan, daftar saran, ketika melakukan pembelian melalui situs belanja  sangat bagus jika digunakan untuk mengurangi stres liburan seperti ini.

4. Tetap menjaga asupan makanan anda. Mengkonsumsi cemilan tinggi kalori dan makanan tinggi lemak dapat meningkatkan stres. Tubuh Anda membutuhkan makanan, tetapi bukan makanan yang tidak menyehatkan. Makan teratur, pada waktu yang tepat, dan masuk akal, dalam porsi moderat. Selain lebih banyak energi dan menjaga kesehatan diri, anda akan lebih siap menghadapi stresor liburan.

Tetap menjaga asupan makanan anda. Mengkonsumsi cemilan tinggi kalori dan makanan tinggi lemak dapat meningkatkan stres. Dengan menjaga kesehatan diri, anda akan lebih siap menghadapi stresor liburan.

5. Tetapkan niat positif. Tetapkan tujuan mengenai keinginan anda merasakan dan siapa yang ingin anda hubungi sebelum berangkat ke acara liburan hari raya. Jika kemudian anda mendengar komentar negatif tentang masakan anda, atau kekurangan anda sebagai panitia acara, niat awal anda untuk terkoneksi dengan rasa syukur akan bersinar, dan anda akan melewati interaksi itu lebih anggundan tenang daripada jika anda tidak menetapkan suatu niat positif.

6. Ingatlah bahwa hubungan baik itu penting. Tidak ada waktu yang lebih baik atau lebih tepat tahun ini daripada liburan untuk memaksimalkan hubungan persaudaraan. Tidak dalam arti menambah koneksi kerja atau menambah hubungan media sosial anda. Pikirkan tentang apa artinya bagi anda untuk memiliki orang yang anda cintai dan anggota keluarga untuk menghabiskan waktu bersama musim liburan ini. Ingat juga saat ini berlalu dengan cepat. Saat-saat yang disayangi ini akan menjadi kenangan nantinya. Manfaat tambahannya adalah bahwa rasa cinta adalah penyembuhan yang bisa menghilangkan stres. Terbuka untuk itu dan membaurlah dengan saudara yang anda sayangi.

Advertisements