Baru saja melewati perceraian? Periode setelah perceraian bisa menjadi tantangan tersendiri dalam kehidupan seseorang. Menyesuaikan diri untuk menjadi lajang lagi bukanlah hal yang mudah. Hidup “di luar kebiasaan” menikah, terutama jika anda telah menikah selama bertahun-tahun juga membutuhkan pembelajaran tersendiri. Untuk menggerakkan hidup anda ke depan, harus dimulai dengan memusatkan perhatian pada diri anda sendiri. Gunakan kesempatan berharga ini untuk menemukan kembali siapa diri anda. Pikirkan saat ini sebagai petualangan untuk mengeksplorasi diri anda yang sesungguhnya:

Untuk menggerakkan hidup anda ke depan setelah perceraian, harus dimulai dengan memusatkan perhatian pada diri anda sendiri.

1. Hargai kelebihan-kelebihan diri anda. Seiring waktu, anda mungkin lupa menghargai diri sendiri dan hanya memikirkan apa yang tidak anda sukai tentang diri atau kehidupan anda. Tetapkan niat baru, mulai hari ini, untuk menngingatkan semua kualitas yang anda miliki dan membaca daftar tersebut setiap hari. Teruslah membacanya sampai anda mempercayainya. 

2. 10 Menit Sehari dapat memberikan perbedaan. Selama dan setelah perceraian pastinya ada perasaan berduka, sama seperti ketika kita kehilangan seseorang. Banyak orang merasa perlu untuk tetap sibuk menjaga pikiran mereka dari waktu yang penuh tekanan ini. Penting untuk diingat bahwa anda pantas melakukan sesuatu yang istimewa untuk diri anda sendiri setiap hari, meski hanya selama 10 menit. Ini bisa sesederhana jalan-jalan sekitar rumah anda atau membaca buku dengan secangkir teh favorit Anda.

Latihlah diri anda untuk melepaskan perasaan dan pikiran anda. Memikirkan penyesalan dan kepahitan hanya akan membuat hidup anda tidak bergerak maju.

3. Latihlah diri anda untuk melepaskan perasaan dan pikiran anda. Memikirkan penyesalan dan kepahitan hanya akan membuat hidup anda tidak bergerak maju. Apakah suara batin anda hanya terfokus pada “bagaimana jika” dan “jika hanya”? Ini normal untuk jangka waktu tertentu, tapi tidak untuk jangka panjang. Untuk menggerakkan hidup Anda ke depan, penting untuk mengenali perasaan anda dan belajar dari pengalaman masa lalu untuk mempersiapkan diri menghadapi hal menarik berikutnya dalam hidup anda. Ya, ada kehidupan setelah perceraian. Belajarlah untuk melepaskannya! Biarkan saja!

4. Ringankan diri anda. Hidup setelah perceraian biasanya berarti tanggung jawab tambahan. Apakah itu menjadi orang tua tunggal atau anda menjadi penanggung jawab atas daftar tugas yang pernah ada bersama dan kini harus anda lakukan sendiri. Bagaimana menangani semuanya tanpa benar-benar stres. Untuk memulai, belajarlah tertawa lebih banyak, terutama pada diri sendiri. Belajarlah untuk membiarkan segala sesuatunya berjalan dan jangan terlalu menganggap serius kehidupan. Belajarlah untuk hidup di saat sekarang. Mulailah melihat sekeliling anda. Lihatlah semuanya dengan seksama. Gunakan semua indra Anda!

Untuk memulai menjalani paska perceraian, belajarlah tertawa lebih banyak, terutama pada diri sendiri. Belajarlah untuk membiarkan segala sesuatunya berjalan apa adanya.

5. Apa yang sebenarnya membuat anda bahagia? Apa yang sebenarnya penting bagi anda? Apa tujuan sejati anda dalam hidup? Jika seseorang mengajukan pertanyaan itu kepada anda, bagaimana anda akan menjawabnya? Mengetahui tujuan hidup, akan memberikan perasaan sejati tentang diri anda sendiri. Hal ini akan memberikan arah hidup anda dan membantu anda membuat keputusan yang jelas mengenai arah tersebut. Luangkan waktu untuk fokus pada apa yang sebenarnya penting bagi anda. Rasakan hasrat sejati yang ada di dalam hati dan diri anda.

6. Apa yang intuisi anda katakan pada diri anda sendiri? Gunakan waktu ini untuk terhubung kembali dengan kesadaran batin Anda tentang siapa diri Anda. Pahami emosi yang anda rasakan. Untuk memulainya, kenali perasaan anda. Apakah itu stres, ketakutan, dendam, dan rasa kekurangan (kekurangan waktu atau uang). Atau energi yang menggerakkan hidup anda ke depan. Seperti sukacita, kelimpahan, bahagia, cinta dan kasih sayang. Salah satu cara untuk membantu diri Anda adalah dengan bersyukur atas apa yang sedang anda kerjakan dalam hidup anda saat ini. Lihat juga tulisan dengan judul Intuisi…Bagaimana Mengenalinya

Apa yang intuisi anda katakan pada diri anda sendiri? Gunakan masa berpisah ini untuk terhubung kembali dengan kesadaran batin Anda tentang siapa diri Anda. Pahami emosi yang anda rasakan. Untuk memulainya, kenali perasaan anda.

7. Jujurlah pada diri kita sendiri. Pada masa perceraian seringkali kita dipenuhi dengan keraguan. Kita mempertanyakan diri kita sendiri tentang apa yang benar, apa yang harus dilakukan atau bagaimana perasaan kita. Sepertinya sulit membuat keputusan. Dengarkan hati anda. Apa yang terasa benar? Apa yang tidak terasa benar? Jika situasi tidak terasa benar, cobalah untuk berhenti dahulu atau menunggu. Terkadang menunggu adalah hal terbaik yang harus dilakukan. Dengan menunggu Anda mungkin membiarkan situasi terungkap lebih mudah tanpa perlu khawatir.  Jika sebuah keputusan terasa benar, biasanya itu berarti Anda menuju ke arah yang benar. Saat kita mendengarkan hati kita, kita berada dalam integritas dengan diri kita sendiri. Bila kita dalam integritas dengan diri kita sendiri, kita belajar mengatakan TIDAK dengan lebih mudah. Jika dalam satu atau dua hari Anda masih merasa ragu, sadarkan diri anda bahwa mungkin waktunya tidak tepat. Jika Anda merasa bersemangat, katakan “ya” dan bersenang-senanglah!

Perceraian tidak akan pernah terasa mudah atau menyenangkan, tapi menyadari bahwa anda akan berhasil melewatinya, adalah langkah pertama yang sangat penting.

Perceraian tidak akan pernah terasa mudah atau menyenangkan, tapi menyadari bahwa anda akan berhasil melewatinya, adalah langkah pertama yang sangat penting. Untuk bertahan dan berkembang setelah perceraian membutuhkan dukungan dan berbagai cara. Ini adalah transisi besar dalam hidup Anda. Mengapa melakukannya sendiri jika anda mengalami kesulitan. Jangan segan untuk menghubungi psikolog yang dapat membantu anda.

Advertisements