Mungkin untuk banyak orang sedikit kotor tidak masalah, atau beralasan membersihkan rumah setiap hari kan melelahkan juga. Mungkin anda belum tahu bahwa membereskan rumah ataupun merapihkan barang-barang anda yang berserakan dapat menyehatkan mental anda, penelitian psikologi sudah membuktikannya.

Mungkin anda belum tahu bahwa membereskan rumah ataupun merapihkan barang-barang anda yang berserakan dapat menyehatkan mental anda, penelitian psikologi sudah membuktikannya.

Salah satunya adalah peneliti di Universitas Indiana pada tahun 2010. Peserta penelitian yang menjaga kebersihan rumah mereka, tampil lebih sehat dan lebih aktif daripada mereka yang tidak.  Di tahun yang sama, psikolog peneliti lain menemukan bahwa perempuan yang menggambarkan tempat tinggal mereka sebagai “berantakan” atau penuh dengan “proyek yang belum selesai”, lebih mudah mengalami depresi dan kelelahan. Bahkan kadar hormon stres kortisolnya juga lebih tinggi. Perempuan yang menggambarkan rumah mereka sebagai “tenang” dan “restoratif” lebih mudah untuk merasa bahagia. 

Penelitian memperlihatkan perempuan yang menggambarkan tempat tinggal mereka sebagai berantakan, lebih mudah mengalami depresi dan kelelahan. Bahkan kadar hormon stres kortisolnya juga lebih tinggi. Perempuan yang menggambarkan rumah mereka sebagai rapi dan restoratif lebih mudah untuk merasa bahagia.

Peneliti Universitas Princeton pada tahun 2011, menemukan bahwa kondisi sekitar kita yang berantakan dapat membuat kita lebih sulit untuk fokus pada tugas tertentu. Secara khusus, mereka menemukan bahwa korteks visual pada otak kita dapat melihat benda disekitar kita yang tidak relevan, hal ini mengakibatkan sulitnya seseorang untuk mengalokasikan perhatian dan menyelesaikan tugas secara efisien.

Peneliti Universitas Princeton pada tahun 2011, menemukan bahwa kondisi sekitar kita yang berantakan dapat membuat kita lebih sulit untuk fokus pada tugas tertentu.

Kenapa ya banyak orang merasa kesulitan merapikan diri hingga membereskan tempat tinggalnya sendiri:

1. Barang anda terlalu banyak.  Dalam kehidupan kita, terkadang atau bahkan sering, kita membeli benda kecil, sedang bahkan besar yang tidak kita butuhkan. Misalnya, Anda mungkin memiliki oven dan mixer saat anda mengira akan memulai belajar membuat kue yang ternyata tidak pernah anda lakukan. Anda mungkin memiliki koleksi barang yang tidak anda urus dan rapikan. Objek ini sebenarnya mengambil ruang yang dapat digunakan oleh barang lain yang lebih penting.

Solusinya: Menyingkirkan kekacauan bisa jadi sulit, terutama karena kita sering melampiaskan perasaan emosional pada benda-benda yang kita simpan. Cobalah untuk menyumbangkan atau paling tidak rapikan kekacauan anda. Jika anda takut membiarkan hal-hal tertentu terjadi, cobalah memotretnya sehingga Anda akan selalu memiliki pengingat fisik. Anda mungkin juga malah menemukan tempat baru untuk menyimpan benda-benda ini karena rumah Anda menjadi lebih teratur.

 

2. Anda tidak punya cukup waktu. Mengorganisir hanya satu ruangan saja membutuhkan banyak waktu. Saat memikirkan mengorganisir seluruh rumah, anda tergoda untuk menyerah saja sebelum memulai. Kemudian anda jadi berpikir: Bagaimana saya bisa mengurusi karir, keluarga dan hobi jika hanya menghabiskan waktu saya untuk membersihkan diri dan rumah saja? Padahal ketika rumah anda mulai terorganisir, anda akan bekerja lebih efisien, bahkan dapat memberikan anda waktu luang yang lebih banyak. 

Solusinya: Cobalah untuk melaksanakan semuanya satu per satu. Paling tidak, luangkan 30 menit sehari untuk membersihkan dan mengatur. Jika Anda tidak punya waktu untuk itu, cobalah 15 menit. Jika Anda tidak punya waktu untuk itu, cobalah 10 menit. 

Tubuh manusia terdiri dari puluhan ribu sistem biologis dan neurokimia yang terpadu dan terorganisir. Banyak sel tubuh kita beroperasi pada jadwal yang ketat, atau yang biasa disebut ritme sirkadian. Tanpa keteraturan ini, tubuh kita akan mengalami kekacauan. Jadi tidak mengherankan jika manusia membutuhkan kerapihan dan kebersihan di rumah kita karena hal ini merupakan cermin keteraturan di dalam diri kita sendiri.

3. Anda sudah lupa perasaan menyenangkan dan menyegarkan ketika lingkungan sekitar anda rapi. Seringkali sedikit sudah merapihkan cepat memuaskan bagi banyak orang. Sayangnya, begitu rumah anda baru sedikit bersih, maka anda menjadi lebih mudah tergelincir ke dalam kebiasaan buruk. Anda mungkin tergoda untuk meninggalkan baju kotor di lantai karena pergi ke ember cucian dapat dilakukan kemudian. Tak lama lagi, rumah Anda akan sama berantakannya seperti sebelumnya.

Solusinya: Ingat-ingat saja, orang yang menjaga kebersihan dan kebersihan rumah mereka akan lebih sehat, baik fisik maupun mental. Menjaga kebersihan rumah dapat anda lakukan dengan menyenangkan. Ajak juga anggota keluarga anda untuk bersama-sama membersihkan dan merapikan rumah.

Orang yang menjaga kebersihan dan kebersihan rumah mereka akan lebih sehat, baik fisik maupun mental. Menjaga kebersihan rumah dapat anda lakukan dengan menyenangkan. Ajak juga anggota keluarga anda untuk bersama-sama membersihkan dan merapikan rumah.

Tubuh manusia terdiri dari puluhan ribu sistem biologis dan neurokimia yang terpadu dan terorganisir. Banyak sel tubuh kita beroperasi pada jadwal yang ketat, atau yang biasa disebut ritme sirkadian. Tanpa organisasi ini, tubuh kita akan mengalami kekacauan. Jadi tidak mengherankan jika manusia membutuhkan kerapihan dan kebersihan di rumah kita karena hal ini merupakan cermin keteraturan di dalam tubuh kita sendiri.

Jelas bahwa tetap bersih dan teratur adalah hal yang baik. Ini membantu kita merasa lebih baik tentang diri kita sendiri, hal itu membuat kita tetap produktif dan dapat menjaga kita tetap sehat secara fisik. Lain kali jika kita malas dan mencari berbagai alasan untuk harus membersihkan rumah, mari kita coba mengingat hal-hal ini. Kita akan merasa jauh lebih baik saat semuanya lebih bersih.

Advertisements