Mbak Anindya, kenapa ya orang melakukan perselingkuhan? Bagaimana ya mbak mencegah perselingkuhan terjadi ?
(Helen, 30 tahun, pegawai swasta)

Hai Helen, setiap orang memiliki definisi tersendiri mengenai perselingkuhan. Ada yang menganggap berciuman  sudah berselingkuh. Ada yang melakukan chatting secara intens melalui aplikasi, ada yang melihat hubungan seks sebagai penentu adanya perselingkuhan. Semuanya ini dilakukan tentu saja bukan dengan pasangan anda. Pada dasarnya ketertarikan dengan orang lain diluar hubungan kita dengan pasangan adalah hal yang normal bahkan pada hubungan yang bahagia sekalipun. Terpenting adalah memahami sejauh mana seseorang berfantasi hingga secara nyata mengikuti impuls hingga mengambil resiko ketertarikannya dengan seseorang.

ch2
Ketertarikan dengan orang lain diluar hubungan kita dengan pasangan adalah hal yang normal bahkan pada hubungan yang bahagia sekalipun. Terpenting adalah memahami sejauh mana seseorang berfantasi hingga secara nyata mengikuti impuls untuk mengambil resiko ketertarikannya dengan seseorang.

Jika anda sedang mempertimbangkan atau bahkan sedang melakukan perselingkuhan, mungkin anda paham alasan-alasan berikut yang dirasakan oleh pelaku perselingkuhan:

1. Ketika hubungan perselingkuhan mulai berjalan, awalnya seseorang tidak jatuh cinta pada selingkuhannya. Sebenarnya seorang pelaku perselingkuhan telah “jatuh cinta” dengan fantasi yang mereka buat sendiri tentang seseorang yang dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

2. Pada hubungan awal, seorang pelaku perselingkuhan akan merasa sangat terbawa dengan perasaan bahagia. Sedikit saja mendapatkan masukan positif, seseorang dapat merasa sangat terpesona, sebenarnya bukan pada orangnya tetapi pada perasaan bahagia ketika merasa dikagumi orang tersebut.

ch3
Mencari keintiman emosional juga menjadi alasan seseorang untuk melakukan perselingkuhan. Orang yang mencari kedekatan emosional dalam perselingkuhan,mereka merasa kurang memiliki koneksi psikologis dengan pasangan utama mereka.

 

3. Kurangnya kepuasan seks dalam hubungan utama anda. Ini merupakan alasan yang paling sering dikatakan oleh pelaku perselingkuhan. Laki-laki maupun perempuan yang berselingkuh, berharap seks dalam perselingkuhan akan dapat meningkatkan kepuasan seks mereka. Namun, kenyataannya seringkali tidak demikian.

4. Keinginan untuk menambah pengalaman seks. Banyak pelaku perselingkuhan pada awalnya tidak mau mengakui alasan ini karena takut dianggap buruk. Namun, ada juga yang mengakui karena ingin dianggap “banyak penggemar” atau “kegagahan”.

5. Kurangnya kepuasan emosional dalam hubungan utama anda. Mencari keintiman emosional juga menjadi alasan seseorang untuk melakukan perselingkuhan. Orang yang mencari kedekatan emosional dalam perselingkuhan, mereka merasa kurang memiliki koneksi psikologis dengan pasangan utama mereka.

ch1
Balas dendam berselingkuh karena diselingkuhi pasangan. Dalam hubungan yang sudah menderita, keinginan untuk menyakiti pasangan yang (atau dianggap sebagai) kecurangan tampaknya dapat membuat korban perselingkuhan untuk melakukan perselingkuhan juga.

6. Menginginkan validasi emosional dari orang lain. Dihargai merupakan faktor kunci dalam hubungan emosional pada kehidupan berpasangan. Siapa yang tak suka dipuji secara terus-menerus atau merasa senang jika ada orang yang tertarik pada diri kita. Pasangan yang merasa terpisah secara emosional dengan pasangan utamanya, seringkali gagal untuk mengakui kebutuhan ini dan mencarinya di luar hubungan mereka.

7. Balas dendam berselingkuh karena diselingkuhi pasangan. Dalam hubungan yang sudah menderita, keinginan untuk menyakiti pasangan yang (atau dianggap sebagai) kecurangan tampaknya dapat membuat korban perselingkuhan untuk melakukan perselingkuhan juga.

8. Rasa penasaran dan menginginkan pengalaman baru. Motivasi ini melampaui rasa ingin tahu dan dianggap sebagai kontes untuk mengukur kecakapan seksual. Persaingan seperti kemampuan kerja atau di lapangan golf dianggap kurang memadai. Perselingkuhan dianggap sebagai tantangan.

 

ch4
Sebelum mengambil langkah ingin berselingkuh, lebih baik kita mengambil langkah mundur dan merefleksikan kerinduan batin anda sendiri atau apapun kebutuhan anda bersama pasangan utama anda. Pertimbangkan untuk memahami dan menyelesaikan kondisi batin dalam cara yang sehat secara emosional.

Terlihat bahwa perselingkuhan menampilkan kerinduan batin untuk diperhatikan dan dihargai. Pelakunya seringkali berpikir bahwa orang baru ini adalah “belahan jiwa,” ketika apa yang mereka benar-benar cintai adalah apa yang terjadi di dalam diri mereka sendiri. Jarang pelakunya menjalani perselingkungan tanpa konflik, tak jarang bahkan tertekan.

Sebelum mengambil langkah ingin berselingkuh, lebih baik anda mengambil langkah mundur dan merefleksikan kerinduan batin anda sendiri atau apapun kebutuhan anda bersama pasangan utama anda. Pertimbangkan  untuk memahami dan menyelesaikan kondisi batin dalam cara yang sehat secara emosional.

Jika Anda berselingkuh, atau menjadi korban dari perselingkuhan, bukanlah hal yang aneh jika anda mengalami kesulitan untuk memahami kondisi tersebut. Jika anda ingin keluar dari kondisi menyakiti diri sendiri, pasangan dan orang lain, pertimbangkan mencari bantuan profesional dari seorang psikolog.

 

Advertisements