Pasti anda sudah sering mendengar, atau bahkan percaya jika orang dengan kepribadian Introvert itu pasti pemalu, pendiam, pendengar yang baik dan mampu memahami segala sesuatu dengan mendalam. Sayangnya, semuanya tidak benar dan tidak selalu. Jadi yang benar yang mana ya? Hal yang paling mendasar yang membedakan Introvert dengan Ekstrovert adalah Introvert mendapatkan energi mereka dari dalam diri mereka sendiri berupa refleksi diri, sedangkan Ekstrovert mendapatkan energi mereka dari kegiatan eksternal bersama orang lain, berbagai tempat ataupun stimulus dari luar diri mereka. Hal ini juga tergambarkan pada otak Introvert dan Ekstrovert yang menunjukkan perbedaan. Anda juga dapat membaca tulisan kami yang terdahulu Hellooo… Introvert Bukanlah Gangguan Mental!

int5
Mitos: Introvert pasti pemalu. Faktanya: Memang ada orang Introvert yang pemalu, tetapi Introvert dan pemalu tidak berkaitan. Tidak semua Introvert pemalu.

1. Mitos: Introvert pasti pemalu.
Faktanya: 
Memang ada orang Introvert yang pemalu, tetapi Introvert dan pemalu tidak berkaitan. Orang Introvert mungkin awalnya terlihat seperti pemalu karena kecenderungan mereka untuk berpikir dahulu sebelum berbicara. Mereka memproses berbagai hal secara internal, yang membedakan dengan Ekstrovert adalah orang Ekstrovert memproses berbagai hal ketika mereka sedang berbicara.

2. Mitos: Introvert sulit menjadi pembicara.
Faktanya: Introvert maupun Ekstrovert sama-sama dapat menjadi seorang pembicara. Bahkan menjadi pimpinan. Introvert yang mempersiapkan diri, berlatih dan mampu mengenali kekuatan dirinya sendiri tidak akan sulit menjadi pembicara di depan orang lain.

int3
Mitos: Ekstrovert lebih bahagia daripada Introvert. Faktanya: Ekstrovert dan Introvert memiliki cara yang berbeda saja ketika merasakan kebahagiaan. Bedanya? Lihat http://bit.ly/2mZ7cgU ya!

3. Mitos: Ekstrovert lebih bahagia daripada Introvert.
Faktanya: 
Ekstrovert dan Introvert memiliki cara yang berbeda saja ketika merasakan kebahagiaan. Orang Ekstrovert lebih mudah berbahagia dengan orang banyak, keramaian serta semangat tinggi. Sedangkan, Introvert mencari kebahagiaan dengan cara yang berbeda. Introvert mendapatkan kebahagiaan dari sesuatu atau seseorang yang dekat, menenangkan serta mendamaikan. Ataupun melakukan hal-hal yang membuat mereka merasa rileks.

4. Mitos: Kepribadian seseorang pastilah jika tidak Ekstrovert pasti Introvert.
Faktanya: Introvert dan Ekstrovert merupakan suatu kontinum. Setiap orang bisa jatuh pada kontinum berbeda dan tidak ada yang persis sama. Banyak diantaranya adalah di tengah, atau yang biasa disebut Ambivert. Sebenarnya apa itu Ambivert? Saya akan ceritakan dalam tulisan berikutnya ya.

int7
Mitos: Introvert selalu ingin menyendiri. Faktanya: Introvert memang memerlukan waktu tersendiri untuk mengisi kembali energi mereka, tetapi mereka juga suka bertemu orang lain, apalagi jika bertemu dengan orang yang memiliki kecocokan.

5. Mitos: Introvert pastilah pendengar yang baik.
Faktanya:
Keduanya sama saja, sama-sama bisa menjadi pendengar yang baik, bisa juga menjadi pendengar yang buruk. Ekstrovert juga dapat menjadi pendengar yang baik, begitu juga Introvert.

6. Mitos: Introvert selalu ingin menyendiri.
Faktanya: Introvert memang memerlukan waktu tersendiri untuk mengisi kembali energi mereka, tetapi mereka juga suka bertemu orang lain, apalagi jika bertemu dengan orang yang memiliki kecocokan. Ekstrovert juga memerlukannya hanya saja waktunya lebih pendek dan caranya bisa berbeda.

 

int6
Mitos: Introvert selalu dapat berpikir mendalam. Faktanya: Tidak semua Introvert dapat berpikir secara mendalam, begitu juga Ekstrovert, mereka tidak selalu dangkal dalam berpikir. Yang membedakan adalah cara keduanya memproses informasi serta kemampuan berpikir kritis.

7. Mitos: Introvert selalu dapat berpikir mendalam.
Faktanya: Tidak semua Introvert dapat berpikir secara mendalam, begitu juga Ekstrovert, mereka tidak selalu dangkal dalam berpikir. Yang membedakan adalah cara keduanya memproses informasi serta kemampuan berpikir kritis.

Advertisements