Apa sih Multitasking itu? Dalam bahasa Indonesia biasanya disebut dengan Tugas Ganda; yaitu ketika manusia melakukan beberapa tugas atau aktivitas dalam waktu yang bersamaan. Misalnya anda menyetir sambil menelpon atau membalas email sambil membuka sosial media. Ada beberapa mitos di masyarakat yang perlu dijelaskan lebih lanjut mengenai baik buruknya bagi seseorang melakukan Multitasking atau Tugas Ganda.

image

image

Mitos 1: Perempuan lebih baik dalam  melakukan Multitasking daripada laki-laki atau hanya perempuan yang mampu melakukan Multitasking dan laki-laki tidak bisa melakukan Multitasking.

Kepercayaan yang ada di masyarakat belasan tahun ini tidaklah memiliki dasar kekuatan yang nyata. Berbagai penelitian psikologi yang telah dilakukan menghasilkan berbagai kesimpulan namun tidak berbeda secara signifikan. Laki-laki dan perempuan memiliki kemampuan yang sama untuk melakukan Multitasking; sama-sama sulit menyelesaikan dengan baik dan sama-sama sulit berkonsentrasi ketika dihadapkan beberapa tugas dalam satu waktu. Laki-laki bisa melakukan Multitasking lebih baik daripada perempuan tergantung situasi, kondisi serta tugas yang harus dilakukan. Begitu juga sebaliknya pada perempuan.

Mitos 2: Melakukan Multitasking akan mempercepat penyelesaian pekerjaan seseorang.

Multitasking tidaklah dapat mempercepat terselesaikannya pekerjaan atau tugas yang sedang anda lakukan. Hal ini malah akan memperpendek rentang perhatian (attention span) anda. Menurut hasil penelitian di tahun 2015, dengan semakin maraknya orang menelusuri web, membalas pesan online, sekaligus menonton televisi membuat otak kita beradaptasi dengan membagi rentang perhatian kita yang akan menurunkan daya ingat kita. Pada penelitian tahun 2000, rata-rata rentang perhatian manusia adalah 12 detik. Pada penelitian tahun 2015 menurun hingga 8 detik. Padahal ikan mas koki memiliki rentang ingatan 9 detik! Kita tidak menjadi lebih baik dari ikan ya!

image

Mitos 3: Kemampuan melakukan Multitasking akan meningkatkan kecerdasan anda.

Ketika melakukan Multitasking, manusia sering merasa lebih cerdas karena dapat mengerjakan berbagai hal dalam satu waktu, yang sebenarnya terjadi adalah alih-alih kita produktif sebenarnya secara emosional kita hanya merasa lebih puas karena sudah mengerjakan tugas-tugas tersebut walaupun hasilnya kurang atau bahkan seringkali tidak memuaskan (Wang, 2012).

Namun tidak dipungkiri dalam menghadapi pekerjaan kantor maupun tugas rumah, seringkali kita terpaksa melakukan beberapa pekerjaan yang harus kita lakukan dalam satu waktu. Untuk mengatasi hal ini kita dapat membuat prioritas dan perencanaan, hal inilah yang dapat membantu seseorang untuk membagi beberapa pekerjaan hingga menjadi tugas tunggal yang lebih produktif melalui self-management counseling. Jika anda ingin lebih memahami lagi tentang self-management counseling, jangan ragu untuk menanyakan lebih lanjut hal ini kepada kami.

Ditambah lagi melakukan Multitasking hanya akan menambah stres dalam pekerjaan anda, ada sebuah teori dalam psikologi yang disebut Efek Zeigarnik; yaitu ketika otak sulit melupakan beberapa tugas atau aktivitas yang sedang kita kerjakan dan belum terselesaikan dalam waktu yang bersamaan, otak akan membagi pemikiran tentang tugas-tugas tak terselesaikan tersebut yang memunculkan stres dalam diri kita.

Advertisements